Cabdisdik Aceh Tenggara Sosialisasikan Pendampingan Pengawas Sekolah Berbasis Aplikasi SISPENWAS
Kutacane. Dalam upaya
memperkuat peran pengawas sekolah di era digital, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah
Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Sosialisasi Pendampingan Pengawas Sekolah
Berbasis Online menggunakan aplikasi
SISPENWAS, Sabtu (8/11/2025).
Kegiatan ini
diikuti oleh para pengawas sekolah dari jenjang SMA, SMK dan PKLK di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Sosialisasi bertujuan untuk
meningkatkan kualitas layanan disekolah, serta meningkatkan kompetensi pengawas dalam melakukan
supervisi akademik dan manajerial dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah
Kabupaten Aceh Tenggara Jufri.RM, S.Pd., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendampingan
berbasis online dengan menggunakan aplikasi SISPENWAS merupakan langkah strategis dalam
menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital.
“Pengawas
sekolah memiliki peran penting dalam memastikan mutu pendidikan. Melalui sistem
pendampingan online mengunakan Aplikasi SISPENWAS ini, koordinasi, monitoring, dan
evaluasi dapat dilakukan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Jufri.RM.
Ketua Musyawarah Kerja Pengawas
Sekolah (MKPS) SMA, SMK & PKLK Kabupaten Aceh Tenggara Rifai Matondang,
S.Pd mengatakan bahwa penggunaan aplikasi SISPENWAS ini sangat membantu
tugas-tugas pengawas sekolah dalam melakukan pendampingan dengan memanfaatkan
teknologi digital.
“Untuk tahap pertama
kita mengundang tim Kurikulum SMA, SMK dan PKLK di Kabupaten Aceh Tenggara
sebanyak 46 peserta”, tambah Rifai.
Melalui
kegiatan ini, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai penggunaan
platform pendampingan digital, pelaporan secara daring, serta strategi
pendampingan guru dan kepala sekolah dengan pendekatan kolaboratif.
Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan Cabdisdik Aceh Tenggara, Hendri Putra, S.Psi,
M.Pd sebagai narasumber turut
memberikan materi tentang transformasi digital dalam pengawasan pendidikan.
Selain sesi
pemaparan, peserta juga mengikuti praktik langsung penggunaan aplikasi SISPENWAS yang dikembangkan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah
Kabupaten Aceh Tenggara bekerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas
Negeri Medan.
Dengan sistem ini, pengawas dapat melaporkan hasil supervisi dan pendampingan, memberikan rekomendasi pembinaan, dan memantau tindak lanjut secara real time. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari perubahan paradigma pengawasan pendidikan menuju model yang lebih adaptif dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.
“Kami ingin
memastikan bahwa pengawas sekolah siap menjadi motor penggerak inovasi
pendidikan di Aceh,” tambah Hendri.
Dengan adanya sosialisasi pendampingan pengawas sekolah berbasis online ini, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui sistem pengawasan yang modern, efektif, dan berdaya guna. (Miko).
