Ad

Cabdisdik Aceh Tenggara Sosialisasikan Pendampingan Pengawas Sekolah Berbasis Aplikasi SISPENWAS

Kategori: Warta
Dipublikasikan:09 Nov 2025 14:59
Penulis:admin
697x dibaca
Bagikan: WA FB Telegram X

Kutacane. Dalam upaya memperkuat peran pengawas sekolah di era digital, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara menggelar Sosialisasi Pendampingan Pengawas Sekolah Berbasis Online menggunakan aplikasi SISPENWAS, Sabtu (8/11/2025).


Kegiatan ini diikuti oleh para pengawas sekolah dari jenjang SMA, SMK dan PKLK di wilayah Kabupaten Aceh Tenggara. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan disekolah, serta meningkatkan kompetensi pengawas dalam melakukan supervisi akademik dan manajerial dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah Kabupaten Aceh Tenggara Jufri.RM, S.Pd., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendampingan berbasis online dengan menggunakan aplikasi SISPENWAS merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital.


“Pengawas sekolah memiliki peran penting dalam memastikan mutu pendidikan. Melalui sistem pendampingan online mengunakan Aplikasi SISPENWAS ini, koordinasi, monitoring, dan evaluasi dapat dilakukan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Jufri.RM.


Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMA, SMK & PKLK Kabupaten Aceh Tenggara Rifai Matondang, S.Pd mengatakan bahwa penggunaan aplikasi SISPENWAS ini sangat membantu tugas-tugas pengawas sekolah dalam melakukan pendampingan dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Untuk tahap pertama kita mengundang tim Kurikulum SMA, SMK dan PKLK di Kabupaten Aceh Tenggara sebanyak 46 peserta”, tambah Rifai.


Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai penggunaan platform pendampingan digital, pelaporan secara daring, serta strategi pendampingan guru dan kepala sekolah dengan pendekatan kolaboratif.

Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan  Cabdisdik Aceh Tenggara, Hendri Putra, S.Psi, M.Pd sebagai narasumber turut memberikan materi tentang transformasi digital dalam pengawasan pendidikan.

Selain sesi pemaparan, peserta juga mengikuti praktik langsung penggunaan aplikasi SISPENWAS yang dikembangkan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara bekerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan.


Dengan sistem ini, pengawas dapat melaporkan hasil supervisi dan pendampingan, memberikan rekomendasi pembinaan, dan memantau tindak lanjut secara real time. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari perubahan paradigma pengawasan pendidikan menuju model yang lebih adaptif dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran.


“Kami ingin memastikan bahwa pengawas sekolah siap menjadi motor penggerak inovasi pendidikan di Aceh,” tambah Hendri.


Dengan adanya sosialisasi pendampingan pengawas sekolah berbasis online ini, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tenggara berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui sistem pengawasan yang modern, efektif, dan berdaya guna. (Miko).